Friday, June 29, 2007

only reminds me of you..

Only Reminds Me Of You

I see you, beside me, it’s only a dream
A vision of what used to be
The laughter, the sorrow
Pictures in time, fading to memory
How could I ever let you go
Is it too late to let you know

[Chorus]
I try to run from your side
But each place I hide
It only reminds me of you
When I turn out all the lights
Even the night
It only reminds me of you

I needed my freedom, this what I’ve thought
But I was a fool to believe
My heart lied while you cried rivers of tears
But I was too blind to see
Everything we’ve been through before
Now it means so much more

[Chorus]

Only you

So come back to me
I’m down on my knees
Boy can’t you see

How could I ever let you go
Is it too late to let you know

... MYMP...

Thursday, June 21, 2007

its you..


its green.. its red..
its fresh.. its hot..
its untouchable..
its you..

Wednesday, June 20, 2007

cowo ganteng vs cowo jelek...

Kalo cowok ganteng pendiam cewek2 bilang: woow, cool banget...
kalo cowok jelek pendiam cewek2 bilang: ih kuper...

kalo cowok ganteng jomblo cewek2 bilang: pasti dia perfeksionis
kalo cowok jelek jomblo cewek2 bilang: sudah jelas...kagak laku...

kalo cowok ganteng berbuat jahat cewek2 bilang: nobody's perfect
kalo cowok jelek berbuat jahat cewek2 bilang: pantes...tampangnya kriminal

kalo cowok ganteng nolongin cewe yang diganggu preman cewek2 bilang: wuih jantan...kayak di filem2
kalo cowok jelek nolongin cewe yang diganggu preman cewek2 bilang: pasti premannya temennya dia...

kalo cowok ganteng dapet cewek cantik cewek2 bilang: klop...serasi banget...
kalo cowok jelek dapet cewek cantik cewek2 bilang: pasti main dukun...

kalo cowok ganteng diputusin cewek cewek2 bilang: jangan sedih, khan masih ada aku...
kalo cowok jelek diputusin cewek cewek2 bilang:...(terdiam, tapi telunjuknya meliuk-liuk dari atas ke bawah)...

kalo cowok ganteng ngaku indo cewek2 bilang: emang mirip-mirip bule sih...
kalo cowok jelek ngaku indo cewek2 bilang: pasti ibunya Jawa bapaknya robot...

kalo cowok ganteng penyayang binatang cewek2 bilang: perasaannya halus...penuh cinta kasih
kalo cowok jelek penyayang binatang cewek2 bilang: sesama keluarga emang harus menyayangi...

kalo cowok ganteng bawa BMW cewek2 bilang: matching...keren luar dalem
kalo cowok jelek bawa BMW cewek2 bilang: mas majikannya mana?...

kalo cowok ganteng males difoto cewek2 bilang: pasti takut fotonya kesebar- sebar
kalo cowok jelek males difoto cewek2 bilang: nggak tega ngeliat hasil cetakannya ya?...

kalo cowok ganteng naek motor gede cewek2 bilang: wah kayak lorenzo lamas...bikin lemas...
kalo cowok jelek naek motor gede cewek2 bilang: awas!! mandragade lewat...

kalo cowok ganteng nuangin air ke gelas cewek cewek2 bilang: ini baru cowok gentlemen
kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek cewek2 bilang: naluri pembantu, emang

kalo cowok ganteng bersedih hati cewek2 bilang: let me be your shoulder to cry
kalo cowok2 jelek bersedih hati cewek2 bilang: cengeng amat!!...laki-laki bukan sih?

to obsess with...

damn!!
do I looked alike a dumb?
bae ah...
gada orang yang bisa ngerti apa yang lagi gw rasain...

I'm Happy..
even just for my self...
keep it for me only
for my self...
huehuehuehue.... :">

Monday, June 18, 2007

for i...

fresh in red...
shining and bright...
take me to a hope...
bring me some torch...

please dont ever wake me up...
just lemme stay in my dream world...
and take me fly to the sky...

i...
have u ever notice?
well, I'm just the wind...
u can't see me...
but I can feel u...

Saturday, June 16, 2007

kunci dan gelap

ku cari kunci dan ku coba membuka pintu
ku cari ruang dan ku coba melihat cahaya
tapi masih tersesat dalam kegelapan

akan ku pinta seseorang mencarikan kunci itu
dan membantu bukakan pintu
akan ku cari pemandu untuk mencari cahaya
agar tidak berjalan lagi di dalam kegelapan..

akankah itu terjadi?

.......

for a moment I see a glimpse of heaven in your eyes

mi angel...

SPANISH VER
Una vez que veo una belleza hasta ahora de mí,
Una vez que veo que un leve de un arco iris baja del cielo
Una vez que veo a un ángel andar abajo
Pensado inclino el alcance ella,
Pensó que me inclino estar con ella,
pero ahora soy
si esto es un sueño, por favor Dios no me despierta

ENGLISH VER
for once i see a beutiful so far away..

for once i see slight of rainbow goin down from heaven,,
for once i see an angel goin down from the rainbow as a stair
and i thought i couldn't reach her
i thought i couldn't be with her..
but now ,, i am,..
if its just a dream ,,,
dear God please dont wake me up....


* somebody has given me this poetry at
16 June 2007 12:31 AM

Wednesday, June 13, 2007

andai...

aku ingin dapat berbicara pada udara
agar aku bisa meminta mereka untuk selalu memberikan kesegaran
aku ingin dapat berbicara pada langit
agar aku bisa meminta mereka untuk selalu memberikan kecerahan
aku ingin dapat berbicara pada matahari
agar aku bisa meminta matahari selalu muncul di kala pagi datang
aku ingin dapat berbicara pada angin
agar aku dapat meminta mereka menyapu wajahku perlahan

bulan, bintang dan dinginnya udara malam
aku ingin dapat bercanda bersama mereka
agar aku bisa merasa tenang di kala malam datang
dan terlelap dengan diselimuti kehangatan malam

agar esok aku terbangun dengan membawa sejuta kenangan indah tentang mimpiku tadi malam
dan memulai hari baruku dengan semua yang aku ingin....
seperti sang matahari pagi yang tidak pernah jemu menemaniku kala aku mulai berjalan....

kesunyian...

bunyi-bunyian kecil itu masih terdengar ditelingaku
seperti sayup memanggilku dengan penuh pengarapan
pengarapan yang tidak pernah lekang di kikis sang waktu
semua tentang indahnya hari esok yang masih tak terjamah

hati ini terlalu kuat dan kokoh untuk dipecahkan
jiwa ini terlalu keras untuk dapat di taklukan
kesunyian ini masih terlalu indah untuk selalu di dengarkan
kesunyian tanpa batas yang tidak untuk siapa-siapa

kesunyian yang indah...
kesunyian yang hanya dapat kunikmati..
kesunyian yang hanya untukku..
kesunyian yang terlalu indah untuk dapat ku bagi..

*indahnya terbenam dalam kesunyian...

Sunday, June 10, 2007

part 6

Pentingkah aku mengetahui apa penyakitku? pentingkah aku tahu kapan aku bisa terbangun dari keadaan seperti ini? pentingkah akau tahu bahwa aku bisa sembuh seperti sediakala? yang terpenting buatku sekarang adalah aku bisa menerima keadaanku saat ini tapi dengan tidak menyerah dengan keadaan seperti ini, aku harus terus berjuang untuk dapat bisa bangun dan berlari dari ruangan ini.

Aku senang memiliki banyak teman, teman wanita atau teman pria, mereka selalu ada ketika aku membutuhkannya, mereka semua menyayangiku, semuanya terlihat dari perhatian dan dukungan yang mereka berikan kepadaku saat ini. Mereka rajin datang melihat keadaanku atau menelpon mamaku untuk menanyakan perkembanganku. Aku rindu bersama mereka, aku rindu menghabiskan waktuku bersama mereka, terlalu lama aku kehilangan waktuku untuk bersama. Dulu kami sering mengobrol berjam-jam di cafe, belanja bersama atau ke salon, ngbrol-ngobrol masalah tidak penting atau curhat-curhat masalah laki-laki sambil minum dan merokok, tempat favoritku bersama teman-teman adalah sebuah cafe di kawasan gaul di kota kami, yang tempatnya cozy dan tentu saja murah meriah untuk dapat minum-minum sepuasnya buat tempat selevel cafe di kawasan ini, kami biasa menghabiskan waktu di spot yang jaraknya dekat dengan balkon, sofa hitam yang dipenuhi oleh bantal-bantal besar meja kayu dan lilin minyak diatasnya, tempatnya yang sedikit remang-remang membuat tempat itu serasa milik sendiri, kami bisa tiduran disana, kaki naik ke atas atau kalo perlu membawa kartu remi, alhasil tempat itu bukan hanya sekedar tempat nongkrong, minum dan merokok tapi tempat kedua kami menghabiskan waktu selain di rumah. Kegiatan favorite lainnya adalah ke salon, creambath, luluran atau potong rambut atau meni-pedi, so girl.. dan kami pun punya tempat khusus untuk perawatan rambut kami akan datang ke salon yang letaknya berdekatan dengan tempat Evi tinggal, salon yang setiap harinya ramai dikunjungi oleh para pelanggannya, sehingga terkadang kami harus waiting list terlebih dahulu. Perawatan yang paling kusukai dari salon itu adalah creambathnya, creambath yang bisa memakan waktu hampir 2 jam ini sangat lengkap dengan luluran di bagian punggung ditambahkan dengan pijatan di bagian tangan dan punggung lalu sambil kepalaku di olesi cream dan dipijat sementara akan ku biarkan kakiku di reflexi, sepulangnya dari salon itu akan akan dapat tertidur pulas.

Makanan kesukaan aku dan teman-temanku adalah sejenis mie-miean dan makanan pedas, salah satunya adalah makanan khas kotaku, mie kocok, kami bisa makan mie saja ketika makan siang dan nanti pada saat pulang kantor dan kelaparan kami akan mencari mie lagi, makan di pinggir jalan atau makan di kaki lima atau makan di resto semuanya tidak menjadi masalah asalkan memenuhi standar kami yaitu enak, murah dan bisa ngobrol. Ada satu tempat mie kocok yang sampai sekarang tak terlupakan, kaki lima ditempat ramai dekat dengan trafic light, kuah yang pedas bercampur dengan asam dari perasan jeruk limau lalu dicelup oleh kerupuk kampung benar-benar unforgetable, membuatku semakin ingin bangun lalu mengajak mereka ke tempat itu, rasa pedas dan asam mie kocok itu sudah berada di ujung lidahku, aku hanya bisa berharap lagi dan berandai aku akan ku minta suster itu menyuntikan rasa mie kocok asam pedas itu di infusku.

Friday, June 08, 2007

08 June 2007

hari ini cerah sekali, secerah suasana disekitarku, aku senang sekali hari ini, setiap orang yang bertemu denganku akan ku sapa orang-orang sekelilingku mengatakan bahwa aku selalu memberikan energi positif setiap aku terlihat gembira. Seharusnya aku seperti ini setiap hari agar semua orang tertular energi positifku. Kalau rameku sudah kumat aku akan banyak banyak menyapa orang-orang yang ku temui tapi kalo sifat jutekku sudah keluar aku akan menjadi orang yang sangat bertolak belakang dengan diriku hari ini.Walaupun tadi pagi aku terjebak macet diantara banyak motor-motor yang melimpah ruah bak jamur-jamur kayu yang datang kala tanah menjadi lembab dan musim penghujan tiba, susah sekali aku bergerak kiri kananku motor yang mencoba mengambil jalan pintas dan saling berdekatan, brukkk... sebuah dentuman keras menghantam sisi kiri mobilku, aku terpaku, terdiam dan tak tau harus berkata apa, sebuah motor menabrak badan kiri mobilku, aku menepikan mobilku dan motor itupun bergerak ke pinggir dibelakang mobilku, dua orang anak muda sepertinya mereka masih berumur 20an, "mba, maaf... saya ga sengaja.. duh mba mobilnya kegores ya? aduh gimana, mba" melihat air mukanya pun aku tidak tega, aku hanya berkata "kamu gak apa-apa?", " nggak, mba... saya minta maaf...", kulihat arlojiku dan ternyata waktu sudah menunjukan hampir pukul 8 pagi, aku harus bergegas agar tidak terlambat sampai ditempat kerjaku, aku sudah memaafkan anak yang tadi menyerempet mobilku, dan kembali aku berjalan menelusuri macetnya jalanan pagi ini sambil ditemani cd jazztitude kesukaanku. Fyuuhh.. sampai juga di depan kantorku, absen, menyimpan tas di loker, menyalakan komputer, mengecek ruangan disekitarku, sedikit merapikan make up, rambut dan baju kerjaku lalu aku standby di mejaku sambil ditemani musik instrumen relaxasi, yang membuat perasaanku mejadi lebih rilex. Makan siang di dapur, kringg... seseorang menelponku dan mengajakku special dinner malam ini, rasanya aku tak percaya, mimpikah? atau imajiku saja? jantungku berdebar dengan sangat cepat, seperti turbin pemompa air di pembangkit listrik, I think is gonna be a very.. very bright day for me!.

Teringat hampir setahun yang lalu pertama kali aku berkenalan dengan seorang pria dingin yang sombong, jarang berbicara, tidak pernah sosialisasi, seperti teman-temanku bilang "sangat teknisi sekali, dont know how to comunicate", dulu aku memang bekerja di perusahaan IT, aku dulu adalah seorang customer care yang setiap harinya bertemu dengan banyak pelanggan yang bermasalah, mulai dari masalah pelayananan, pembayaran sampai masalah person to person pelanggan dan pegawai di kantorku, pekerjaan yang sangat menarik dan menyenangkan menurutku. Laki-laki itu pertama datang ke kantorku ketika HRD memanggilnya untuk mengisi posisi kosong di kantorku, ekspesinya benar-benar dingin, terkesan sombong dan irit bicara. Pertama aku benar-benar mengenalnya adalah pada saat kami diberikan banyak tugas untuk dikerjakan bersama-sama, salah satu kalimat yang menyebalkan yang sering keluar dari mulutnya adalah "jangan ngeluh, kerjain aja!," huh, rasanya dia tidak mengerti bahwa aku cape, seharian ini aku diberondong oleh banyak komplainan dari pelanggan dan aku harus bulak balik dari divisi yang satu ke divisi yang lain. Kami hanya berkomunikasi lewat SMS dan e-mail, ku rasa darisana awal pertama kali aku merasa bahwa dia orang yang menyenangkan, walaupun dia jarang bicara, tapi ku rasa dengan kami berkomunikasi lebih tulisan, semakin aku mulai mengenalinya. Sedikit gokil dan jahil, sisi lainnya yang baru ku ketahui, ternyata bisa juga dia membuatku tertawa dengan beberapa leluconnya. Semakin hari semakin aku mengenalnya, manja dan banyak sekali kejutan-kejutan manis yang di berikannya, semakin terasa pula perasaan aneh yang tiba-tiba menjangkitiku.

Mulai dari e-card yang dikirimkannya melalui e-mailku, coklat yang disimpan di frezer kulkasa kantorku, mengantarku pulang, mengajakku jalan-jalan dan akhirnya suatu ketika dia mengatakan bahwa ia menyayangiku, rasanya seperti terjatuh tangga lalu tertabrak mobil, aku mengdeskripsikannya dengan perasaan itu seperti es campur, karena semuanya komplit, ada manis ada kecut dan ada sedikit pahit dan tentu saja lebih banyak rasa manisnya. Pertengkaran pertama kami adalah ketika kami melakukan jalan-jalan bersama teman kantor ke luar kota, ku kira dia bukan tipikal pecemburu, mengingat betapa dinginnya dia. Dia marah-marah padaku, mencacimaki, aku sempat shock karena ku pikir dia tidak akan pernah berkata seperti itu, aku menangis sejadi-jadinya di antara teman-temanku, mereka hanya bingung dan bertanya-tanya melihat sikapku dan akhirnya aku memutuskan untuk pergi meninggalkan tempat kami semua menginap. Jam sudah menunjukkan pukul 02.00 dini hari tapi aku nekat untuk pulang saat itu juga, aku kesal sekali dengan perkataannya dan sikapnya yang kurasa cukup aneh, sepanjang perjalanan pulang aku dan dia tidak berhenti bersmsan kami perang kata-kata dan dia mengucapkan selamat tinggal padaku. Akhirnya aku sampai di rumahku pada pukul 05.00 pagi hari, karena saat itu aku dan temanku memakai sepeda motor, karena udara yang begitu dingin kami memutuskan untuk berhenti sampai kami merasa cukup hangat untuk melanjutkan perjalanan pulang.

Thursday, June 07, 2007

beautiful liar...

He said I'm worth it, his one desire
Yo conosco cosas del que tu no quieres ni saber
He kissed me, his one and only, (yes) beautiful Liar
solo por placer nuestra amistad no vamos a perder
A mi tambien
Why are we the ones who suffer
No hay que caer
He won't be the one to cry

(Ay) Let's not kill the karma
(Ay) Let's not start a fight
(Ay) It's not worth the drama
For a beautiful liar
Nos va dividir? NO!
No nos va a exitar
Vamos a sufrir?
Por un bello embustero

Confiaba en el
Mas cuando lo que encontre
Besandote el cuello
I didn't know about you then 'till I saw you with him again
Por que a ti?
si hay mil por ahi
El es un perro
You stole everything, how can you say I did you wrong
A mi tambien
When the pain and heartbreak's over
no hay que caer
The innocence is gone

Ay) Let's not kill the karma
(Ay) Let's not start a fight
(Ay) It's not worth the drama
For a beautiful liar
Nos va dividir? NO!
No nos va a exitar
Vamos a sufrir?
Por un bello embustero

Lo creia tan mio
Yo vivia por el
And I wish could free you
Of the hurt and the pain
es un hombre muy frio
no es de una mujer

Ya no nos puede engañar
Haremos con su juego, ya basta... de sus mentiras
Dile adios por las dos

(Ay) Let's not kill the karma
(Ay) Let's not start a fight
(Ay) It's not worth the drama
For a beautiful liar
Nos va dividir? (Ha Ha Ha)
No nos va a exitar
Vamos a sufrir?
Por un bello embustero

Beyonce..

Saturday, June 02, 2007

part 5

Baby, some day I'll find a way to say
just what you mean to me
But if that day never comes along
and you don't hear this song
I guess you'll never know that...
[ in a rush - blackstreet]

lagu pertama yang ku dengar, lagu pertama yang menjadi sountrack perjalanan kami, lagu yang akan ku putar dikala aku sedang ingat dia, lagu yang membuat orang-orang di sekelilingku menjadi bosan. Lalu kedua sahabatku menginggalakanku tapi mereka masih terus memasangkan i-pod di telingaku, "Dee kami pulang ya, nanti besok kami akan kembali lagi' mereka silih berganti mencium keningku dan mengatakan selamat tinggal lalu mereka berlalu dari hadapanku.

Tok.. tok.. tok ada yang mengetuk pintu kamarku di rumah sakit ini, tak ada yang menjawab, aku tidak dapat berkata apapun sesosok tubuh itu masuk dan menghampiriku, aku hanya bisa mengamati dengan seksama, siapakah dia? sepertinya aku pernah mengenalnya tapi entah dimana, siapakah dirimu? aku terus bertanya-tanya. " Dee, ini Borne masih inget kan? ", "Dee apa yang terjadi ma kamu?", "Borne, tahu kamu disini dari Bowo, tadi siang Bowo nelpon ngasih tau kalo kamu kritis dan kamu disini, Borne kaget dan langsung ke sini" dia membisikan kata itu di telingaku. Aku ingat Borne dan aku pernah pacaran ketika aku masih SMU, Borne adalah kakak kelasku di SMP, Borne adalah salah satu orang yang terus berusaha mendekatiku dari semenjak aku kelas 1 SMP, Borne selalu berusaha mengantarku pulang, menonton setiap aku latihan basket dan memungguku pulang latihan pramuka.

Borne adalah lelaki manis yang sangat bertanggungjawab, setelah usaha yang cukup panjang dan lama akhirnya hatiku luluh juga, aku mulai dekat dan perpacaran dengannya ketika aku masih duduk di kelas 2 SMU dan Borne baru saja masuk kuliah di fakultas teknik sipil disebuah universitas swasta terkemuka di kotaku. Aku tahu Borne sangat sayang padaku, hingga kemana pun aku pergi dia selalu ada di dekatku, dia sangat takut kehilangan aku, dia tidak pernah mebiarkan sesosok lelaki mendekatiku, dimana ada Dee disitu ada Borne, begitu lah bercandaan teman-temanku dan teman-teman Borne. Borne adalah seorang vokalis, dia dan band-band selalu mangung dari cafe ke cafe dan dari kampus ke kampus, sosok Borne yang tampan, gagah dan bersuara mirip dengan James Hetfield vokalisnya Metallica membuatnya banyak digemari oleh wanita, tapi anehnya tidak pernah sedikitpun aku merasa tersaingi dan cemburu dengan wanita-wanita yang mengejar-ngejar dirinya. Borne selalu protes dengan sikap dinginku, sikap cuekku apa yang dilakukan oleh Borne sangatlah 180 derajat berbeda denganku dan akupun tidak pernah berubah, padahal Borne adalah idola wanita-wanita. Pernah sekali waktu ibunya Borne protes karena Borne selalu lebih mementingkan aku dibandingkan dengan ibunya, Borne adalah anak laki satu-satunya di antara kedua kakak wanitanya, aku hanya menanggapinya dengan dingin.

Hingga setelah 3 tahun aku berpacaran dengannya aku memutuskan untuk meninggalkannya dengan alasan aku sudah tidak tahan dengan sikap cemburuan dan posesifnya, Borne pun melakukan beberapa rangkaian protes dengan percobaan bunuh diri dan menjadi pecandu narkoba, Borne terus mencoba bicara padaku, membujukku dan berjanji untuk berubah tapi benteng pertahanan keras kepalaku tidak dapat ditembusnya, segala macam usaha telah dilakukannya tapi semua sia-sia, aku terlalu keras untuk dipatahkan. Kalimat terakhir yang di katakannya adalah " Mungkin sekarang Borne ga bisa ngasih apa-apa sama kamu, Borne masih kuliah masih nyari uang sendiri, Borne janji suatu saat nanti Borne akan buktikan ke orang tua kamu kalo Borne memang pantas buat kamu" dengan mata yang berkaca-kaca Borne meninggalkan rumahku. Aku pun tidak dapat membendung air mataku, aku sedih betapa 3 tahun itu bukan waktu yang pendek untuk membina suatu hubungan, terlalu banyak kenangan dan kejadian yang kita buat bersama selama 3 tahun, senang, sedih, bahagia, senang tapi kalau aku ingat pertengkaran orang tuaku dan orang tua Borne yang selama 1 tahun ini terus terjadi dan betapa sikap Borne yang cemburuan dan posesif itu membuatku sangat kewalahan, akhirnya aku berusaha ikhlas untuk dapat melepasnya. Beberapa minggu dan bulan pertama adalah waktu yang sangat berat buat kami berdua, terutama buat Borne, setiap aku meliat sudut rumahku dan melewati tempat dimana kita biasa bareng membuatku sedih dan semua kenangan itu kembali datang menghantuiku, kadang aku rindu nyanyiannya atau cerita teman-teman bandnya atau aku memintanya untuk membantukkan mebuat pekerjaan rumahku atau aku mengajarinya untuk berbahasa Jepang atau Borne yang tiba-tiba datang membawakan bunga mawar putih kesukaanku.

Setelah 2 tahun aku tidak mendengar kabar darinya, aku mendengar bahwa Borne benar-benar hancur, bulak-balik RSKO, kecelakaan sampai keluar masuk tahanan karena ketahuan membawa narkoba tapi untungnya bapaknya Borne yang seorang pejabat di TNI memudahkannya untuk dapat keluar dari tahanan. Aku merasa sangat bersalah sampai detik ini pun aku masih sering merasa bersalah, sampai akhirnya 7 tahun kemudian Borne meleponku dia mengabariku bahwa sekarang dia sudah berhasil keluar dari semua masalahnya, kuliahnya diteknik Sipilnya sudah lulus dan dia baru pulang dari Jepang setelah menyelesaikan program S2nya disana. Aku lega bahwa dia telah berubah, setidaknya rasa bersalahku sudah berkurang dan Borne masih terus mengharapkanku untuk kembali bersamanya tapi masih saja aku adalah Dee yang keras kepala, Dee yang tidak dapat di taklukkan begitu saja kali ini Borne sudah tidak sengoyo dulu, dia hanya menyerah ketika aku mengatakan "tidak' padanya dan akhirnya kami pun kembali ke kehidupan kami masing-masing.

Borne sudah benar-bener berubah, setelah 9 tahun aku tidak melihatnya, Borne yang sekarang sudah terlihat matang dengan kostum kantornya, sudah tidak bergaya seperti rock star ketika dulu jaman berpacaran denganku, benar-benar sudah berubah. Satu hal yang tidak berubah dari Borne adalah tatapannya, tatapan yang sama dengan 9 tahun yang lalu, sentuhan yang sama, membuat rasa bersalahku kembali timbul, Borne mulai membuatku merasa dibutuhkan kembali, Borne menghiburku, Borne memberiku banyak harapan untuk kembali berjuang agar aku bisa kembali bangun dan kembali memberi energi positif ke orang-orang sekelilingku. Borne berjanji akan ada disampingku sampai aku bisa bangun dan dapat menatap dunia lagi.

Tak lama orang tuaku datang, mereka kaget melihat Borne berada disebelahku, mereka benar-benar tidak pernah menyangka, 9 tahun bukan waktu yang sebentar, 9 tahun yang sudah berlalu, Borne bersalaman dengan papa dan mamaku mereka bertiga berbasabasi, papaku bercerita tentang penyakitku, penyakit yang aku sendiri tidak mengetahuinya.

aku ingin...

kutatap damai wajahnya
matanya yang bulat memancarkan rasa sayang yang tak terbatas
dia memelukku, pelukkan dengan sejuta rasa cinta
pelukkan yang tak ingin ku lepaskan sampai kapanpun

aku ingin mencumbu merah bibirnya
menatapmu dengan tatapan penuh cinta dan nafsu
aku ingin menjamah setiap jengkal tubuhmu
dan merasakan hangatnya berada di atas tubuhmu
aku ingin membuatmu terbius dengan semua sentuhanku
membuatmu melayang hingga langit ke tujuh
membuatmu tak pernah ingin kehilanganku...

ingin ku hisap seluruh sari tubuhmu
hingga kau tidak berdaya...
ingin ku lakukan sekali lagi lagi dan lagi
sampai kau benar-benar menyerah padaku..